Serangan Baru Israel tingkatkan Jumlah Korban Gaza Menjadi 109

Kota Gaza, Wilayah Palestina (ANTARA News) – Satu keluarga Palestina terdiri empat orang tewas dalam serangan Israel Senin, sementara dua bersaudara lainnya meninggal pada hari paling berdarah dalam serangan Gaza, menjadikan total kematian gempuran enam hari mencapai 109 orang.

Serangan-serangan terbaru itu menjadikan 32 jumlah warga Palestina tewas pada Senin, dengan ofensif hari itu termasuk terhadap Menara Pusat Media Shuruq di Kota Gaza – untuk kedua kalinya bangunan itu dijadikan target serangan – yang menewaskan satu orang.

Sumber Jihad Islam mengatakan korban adalah Ramez Harb dan menjelaskan bahwa ia seorang senior komandan di sayap bersenjatanya, Brigade Al-Quds.

Dalam insiden terbaru Senin, keluarga terdiri empat orang – termasuk dua balita, satu berumur empat tahun dan lainnya baru 18 bulan – tewas dalam serangan pada rumah di Gaza utara, desa Beit Lahiya, kata sumber-sumber medis.

Petugas medis mengidentifikasi ayah anak-anak balita yang dibunuh itu Fuad Hijazi, 40 tahun, dan istrinya dengan nama depan Amna.

Sumber-sumber medis mengatakan, seorang petani 50-tahun bernama Abdel Rahman al-Atar juga telah ditemukan tewas di kota.

Dua bersaudara berusia 15 dan 17 tahun yang namanya tidak segera jelas juga tewas dalam serangan di kota Rafah dekat perbatasan Mesir, kata layanan ambulans Palestina.

Tentara Israel tidak mengomentari klaim korban Palestina tersebut.

Di tempat lain, empat orang tewas dalam pemboman kamp pengungsi Nusseirat di Gaza tengah, kata petugas medis, dan lain warga Palestina tewas di timur Nusseirat dalam serangan terpisah.

Tidak ada kata langsung mengenai identitas korban lainnya.

Juga selama sore hari, satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka ketika sebuah rudal menghantam satu mobil di sebelah utara Kota Gaza, kata petugas medis, tanpa mengidentifikasi korban tewas.

Paramedis mengatakan, Ramadhan Mahmud, 22 tahun, meninggal karena luka-luka yang diderita di kamp pengungsi Maghazi di pusat Gaza pada hari Minggu.

Tiga orang meninggal karena luka yang diderita dalam kekerasan, namun kementerian kesehatan tidak bisa segera memberikan rincian tentang identitas mereka.

Dalam serangan lainnya, rudal menghantam sepeda motordi timur Khan Yunis, di Gaza selatan, menewaskan dua orang dan melukai kritis seorang anak, kata layanan ambulans di Gaza.

Keduanya disebut sebagai Abdullah Abu Khater, 30 tahun, dan Mahmud Abu Khater, 32 tahun.

Serangan sebelumnya pada Qarara di daerah yang sama menewaskan dua petani, Ibrahim al-Astal dan Obama al-Astal, kata petugas medis.

Dalam serangan di Kota Gaza selatan, mobil ditabrak, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, kata para pejabat, dan menambahkan nama orang tewas adalah Muhammed Shamalah, 23 tahun.

Tiga orang tewas dalam serangan pada sebuah mobil di Deir al-Balah di pusat Gaza, mereka semua dari keluarga yang sama – Amir Bashir, Tamal Bashir dan Salah Bashir.

Pada paginya, dua wanita dan seorang anak di antara empat orang tewas dalam serbuan di Kota Gaza kawasan Zeitun Timur – Nisma Abu Zorr, 23 tahun, Mohammed Abu Zorr, lima tahun, Saha Abu Zorr, 20 tahun dan Ahid al-Qatati, 35 tahun.Kota Gaza, Wilayah Palestina (ANTARA News) – Satu keluarga Palestina terdiri empat orang tewas dalam serangan Israel Senin, sementara dua bersaudara lainnya meninggal pada hari paling berdarah dalam serangan Gaza, menjadikan total kematian gempuran enam hari mencapai 109 orang.

Serangan-serangan terbaru itu menjadikan 32 jumlah warga Palestina tewas pada Senin, dengan ofensif hari itu termasuk terhadap Menara Pusat Media Shuruq di Kota Gaza – untuk kedua kalinya bangunan itu dijadikan target serangan – yang menewaskan satu orang.

Sumber Jihad Islam mengatakan korban adalah Ramez Harb dan menjelaskan bahwa ia seorang senior komandan di sayap bersenjatanya, Brigade Al-Quds.

Dalam insiden terbaru Senin, keluarga terdiri empat orang – termasuk dua balita, satu berumur empat tahun dan lainnya baru 18 bulan – tewas dalam serangan pada rumah di Gaza utara, desa Beit Lahiya, kata sumber-sumber medis.

Petugas medis mengidentifikasi ayah anak-anak balita yang dibunuh itu Fuad Hijazi, 40 tahun, dan istrinya dengan nama depan Amna.

Sumber-sumber medis mengatakan, seorang petani 50-tahun bernama Abdel Rahman al-Atar juga telah ditemukan tewas di kota.

Dua bersaudara berusia 15 dan 17 tahun yang namanya tidak segera jelas juga tewas dalam serangan di kota Rafah dekat perbatasan Mesir, kata layanan ambulans Palestina.

Tentara Israel tidak mengomentari klaim korban Palestina tersebut.

Di tempat lain, empat orang tewas dalam pemboman kamp pengungsi Nusseirat di Gaza tengah, kata petugas medis, dan lain warga Palestina tewas di timur Nusseirat dalam serangan terpisah.

Tidak ada kata langsung mengenai identitas korban lainnya.

Juga selama sore hari, satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka ketika sebuah rudal menghantam satu mobil di sebelah utara Kota Gaza, kata petugas medis, tanpa mengidentifikasi korban tewas.

Paramedis mengatakan, Ramadhan Mahmud, 22 tahun, meninggal karena luka-luka yang diderita di kamp pengungsi Maghazi di pusat Gaza pada hari Minggu.

Tiga orang meninggal karena luka yang diderita dalam kekerasan, namun kementerian kesehatan tidak bisa segera memberikan rincian tentang identitas mereka.

Dalam serangan lainnya, rudal menghantam sepeda motordi timur Khan Yunis, di Gaza selatan, menewaskan dua orang dan melukai kritis seorang anak, kata layanan ambulans di Gaza.

Keduanya disebut sebagai Abdullah Abu Khater, 30 tahun, dan Mahmud Abu Khater, 32 tahun.

Serangan sebelumnya pada Qarara di daerah yang sama menewaskan dua petani, Ibrahim al-Astal dan Obama al-Astal, kata petugas medis.

Dalam serangan di Kota Gaza selatan, mobil ditabrak, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, kata para pejabat, dan menambahkan nama orang tewas adalah Muhammed Shamalah, 23 tahun.

Tiga orang tewas dalam serangan pada sebuah mobil di Deir al-Balah di pusat Gaza, mereka semua dari keluarga yang sama – Amir Bashir, Tamal Bashir dan Salah Bashir.

Pada paginya, dua wanita dan seorang anak di antara empat orang tewas dalam serbuan di Kota Gaza kawasan Zeitun Timur – Nisma Abu Zorr, 23 tahun, Mohammed Abu Zorr, lima tahun, Saha Abu Zorr, 20 tahun dan Ahid al-Qatati, 35 tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s